oleh

Dibackup Tekab 308 Polres Tanggamus Polda Lampung, Polsek Kota Agung Tangkap DPO Pembobol Rumah Sekretaris Desa

Tanggamus – Polsek Kota Agung dibackup tim gabungan Tekab 308 Polres Tanggamus Polda Lampung berhasil menangkap pria berinisial SP alias Adi (38) seorang daftar pencarian orang (DPO) tersangka dugaan pencurian dengan pemberatan (Curat).

Tersangka merupakan warga Pekon Sanggi, Bandar Negeri Semuong (BNS), Tanggamus ditangkap saat berada di kediamannya atas dasar laporan tanggal 12 Nopember 2021 atasnama korbannya Nasrudin (37), Sekretaris Pekon Kelungu Kecamatan Kota Agung Kabupaten Tanggamus.

Atas penangkapan tersangka, terungkap bahwa selain melakukan Curat modus bobol rumah tersebut, ia juga diduga pernah melakukan pencurian dengan kekerasan (Curas) modus pemalakan di jembatan letter S, Kecamatan Bandar Negeri Semuong (BNS), Tanggamus.

Kapolsek Kota Agung AKP Sugeng Sumanto, S.H., M.H mengungkapkan, tindak pidana dugaan Curat dilakukan SP alias Adi bersama seorang rekannya yang terlebih dahulu ditangkap, dengan TKP rumah korban di RT 01 RW 01 Pekon Kelungu, Kota Agung, pada Jumat, 12 Nopember 2021.

“Berdasarkan penyelidikan laporan tersebut dan informasi warga bahwa DPO tersangka berada di kediamannya. Sehingga dilakukan penggerebekan dan tersangka ditangkap tadi pagi, Rabu (25/5/22) pukul 05.30 WIB,” ungkap AKP Sugeng Sumanto mewakili Kapolres Tanggamus Polda Lampung AKBP Satya Widhy Widharyadi, S.I.K.

AKP Sugeng menjelaskan, kronologis kejadian pada Jumat (12/11/2021) sekitar pukul 02.50 WIB, yang diketahui saat Amanah selaku istri korban ketika mendengar ada suara di ruang tamu, lalu ia membangunkan suaminya.

Usai terbangun, korban keluar dari kamar dan melihat satu pelaku sedang mengambil sebuah tablet bermerk Samsung Galaxy 3 di ruang tamu, sementara pelaku lainnya sedang mendorong satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter Z warna merah nomor polisi BE 7577 VZ.

“Korban yang melihat aksi kedua pelaku tersebut langsung berteriak meminta tolong dan keduanya pun langsung melarikan diri,” jelasnya.

Sambungnya, korban  mengejar kedua pelaku bersama sejumlah warga setempat, dan saat itu seorang pelaku bernama Sondri dapat tertangkap, tersangka Sodri saat ini sedang menjalani hukuman.

“Saat itu, tersangka Sodri berhasil ditangkapn namun Supriadi melarikan diri sehingga proses terhadapnya ditetapkan DPO,” ujarnya.

Kapolsek menambahkan, berdasarkan keterangan tersangka, bahwa ia telah 3 kali melakukan dugaan aksi Curat di wilayah Kota Agung, namun dua korban tidak melapor serta Curas modus pemalakan di jalan leter S, Kecamatan BNS, Tanggamus.

Atas perbuatannya diduga bersama-sama melakukan Curat, tersangka dijerat Pasal 363 ayat 2 KUHPidana. “Ancaman maksimal 9 tahun penjara,” tandasnya.

Sementara itu, menurut keterangan tersangka SP bahwa ia datang ke Kota Agung atas ajakan pelaku Sodri dan telah 3 kali melakukan pencurian di wilayah Kota Agung. “Udah 3 kali, namun yang ke 3 gagal. Yang pertama dan kedua dikasih Rp150 ribu sama dia,” ucapnya.

Pria yang telah dikarunia 3 orang anak itu juga mengaku pernah melakukan pemalakan bersama rekan-rekannya di jalan leter S, BNS dan mendapatkan uang Rp1 juta. “Kalo yang di leter S dikasiih Rp1 juta,” tutupnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed